10 Makanan Khas Myanmar Paling Enak, Lezat Dan Bikin Ketagihan

Makanan khas Myanmar memang mempunyai sebuah keunikan yang tersendiri maka menjadikannya masuk ke dalam daftar kuliner wajib untuk di coba ketika sedang berada di myanmar. Selain itu, cita rasanya pun memang tidak bisa ditemukan di tempat lain lho.

Jadi jika kamu sedang mampir ke negara tetangga tersebut, maka kamu jangan lupa untuk menyempatkan berwisata kuliner. Berikut dibawah ini mengenai makanan khas myanmar atau kuliner myanmar yang harus kamu coba.

1. Mont Di

Mont Di

Makanan yang pertama ini bernama Mont Di, jadi bahan utamanya yaitu bihun dengan lembaran yang cukup tebal, berbeda dengan bihun di Indonesia yang tipis.

Setelah bihun dimasak, cukup disajikan dengan kuah sup pasta ikan. Jenis ikan yang digunakan untuk pasta tersebut adalah Nga-pi, hanya ada di perairan Myanmar.

Maka jadi tidak heran bila cita rasa Mont Di sangat khas. Selain itu, Mont Di biasanya dinikmati bersama lauk Nga-shwe, semacam ikan yang lebih menyerupai belut dan digoreng balut tepung.

Nah jadi berkat dalam pembuatan serta penyajiannya yang memakan waktu sangat singkat, wisatawan asing biasanya menganggap Mont Di sebagai makanan cepat saji.

2. Hto-hpu Nwe

Hto-hpu New

Hto-hpu New mempunyai arti yang sederhana, yaitu ‘Tahu Hangat’. Tapi kamu jangan terkecoh, karena kuliner yang satu ini tidak terbuat dari bahan dasar tahu lho, tetapi terbuat dari tepung kacang polong yang diolah hingga menjadi lembek menyerupai bubur berwarna kekuningan.

Dan untuk penyajiannya akan dihidangkan dengan kaldu daging, irisan daging, minyak cabai, dan potongan sayur.

Selain itu, dari tampilannya mirip dengan bubur ayam di Indonesia. Ada dua macam pilihan irisan daging yang disajikan bersama Hto-hpu Nwe ini, yaitu daging ayam dan juga daging babi.

Jika kamu muslim, jangan lupa untuk meminta kepada penjual menyajikan dengan irisan daging ayam karena kadang ada penjual yang mencampur kedua jenis daging untuk meningkatkan rasa gurih Hto-hpu Nwe.

3. Mohinga

Mohinga

Jadi kalau Mont Di terbuat dari bihun, maka ada mi khas lain dari Myanmar yang terlihat lebih mengenyangkan, yaitu Mohinga. Mi yang terbuat dari tepung beras sehingga mempunyai tekstur tebal dan kenyal, serta berwarna kekuningan.

Mi lalu diguyur dengan kuah yang terbuat dari kaldu ikan dan bawang putih. Dan selanjutnya ditambahkan irisan daging ikan, telur rebus, dan juga perasan jeruk nipis untuk disajikan.

4. Laphet Thohk

Laphet Thohk

Laphet Thohk adalah salad khas myanmar. karena mengacu pada kebiasaan warganya yang gemar mengonsumsi langsung daun teh, maka terciptalah menu yang satu ini.

Jadi daun teh yang telah melalui proses fermentasi akan dihidangkan bersama irisan kubis, tomat, cabai, bawang putih, dan juga kacang sangrai. Kamu bebas menyantapnya sebagai makanan pembuka, utama, hingga makanan penutup.

5. Ohn-No Khao Swe

Ohn-No Khao Swe

Ohn-No Khao Swe adalah makanan yang berbahan dasar mi. Maka hal itu tidak mengejutkan mengingat masyarakat disana memang penggemar berat mi.

Jadi untuk menu satu ini, mi yang digunakan adalah mi gandum yang mempunyai kandungan karbohidrat rendah dan protein tinggi sehingga cocok juga bila dipilih sebagai menu diet.

Selain itu juga, Ohn-No Khao Swe berupa mi gandum yang disajikan bersama kuah kari berikut daging ayam. Dan sebagai pelengkapnya akan ditambahkan irisan bawang, cabai, dan juga telur rebus.

Dalam sentuhan terakhir untuk memberi rasa segar atas hidangan bersantan ini yaitu perasan air jeruk nipis dan saus ikan. Ohn-No Khao Swe disarankan untuk lekas disantap selagi hangat.

6. Nga Htamin

Nga Htamin

Makanan ini dari tampilan maupun segi rasanya mempunyai kemiripan dengan nasi kuning khas Indonesia. Dan warna kuning dari Nga Htamin juga bisa didapatkan dari kunyit serta ditambahkan rempah-rempah untuk menghasilkan aroma serta rasa yang khas.

Dan bedanya yaitu kuliner ini disajikan dengan ikan rebus, pasta tomat, potongan kentang rebus, dan irisan bawang goreng.

Selain itu juga, tidak sampai di situ saja, bila menginginkan rasa Nga Htamin lebih lezat, maka dapat ditambahkan irisan cabai yang telah digoreng.

Dan tambahan komponen tersebut diperuntukkan khusus bagi para penyuka pedas saja, bila tidak dapat memilih rasa orisinal dari Nga Htamin yang gurih. Nah makanan ini cocok untuk dinikmati kapan saja sebagai menu utama karena sangat mengenyangkan.

7. Mont Lone Yay Baw

Mont Lone Yay Baw

Nah jika kamu berasal dari Jawa dan melihat kuliner khas Myanmar ini mungkin akan menyangkanya sebagai klepon, maka salah satu kue tradisional Jawa.

Dan tidak dapat disalahkan karena memang tampilannya mirip sekali ; berbentuk bulatan kecil dan diberi toping berupa parutan kelapa. Bahan pembuatnya juga sama, yaitu tepung ketan.

Selain itu, bedanya, Mont Lone Yay Baw berwarna putih, tanpa pewarna pandan seperti klepon yang membuatnya memiliki warna hijau. Selain itu, kalau klepon memiliki isian berisi gula merah cair, tidak dengan penganan asal Myanmar ini.

Mont Lone Yay Baw termasuk dalam kuliner streetfood andalan Myanmar dan mudah ditemukan di berbagai gerai kaki lima di sana.

8. Burmese Curry

Burmese Curry

Nah jika kamu tidak ingin menyantap kuah kari dengan mi seperti Ohn-No Khao Swe, Maka kamu bisa mencicipi Burmese Curry atau Kari Burma. Dan sajian kari khas Myanmar ini dihidangkan bersama dengan nasi hangat dengan karakteristik menyerupai nasi uduk atau nasi gurih di Indonesia.

Selain itu jika dari segi rasa, memang tidak terlalu jauh dengan kari pada umumnya lho. Tetapi, khusus di Myanmar, Kari Burma ini memang ditawarkan dengan pilihan aneka daging berbeda. Jadi mulai dari daging ayam, sapi, domba, ikan, hingga babi.

Kamu dapat memilih daging yang disukai untuk dihidangkan bersama menu kuah kuning kental yang satu ini. Dan kari Burma juga relatif mudah dijumpai di seluruh sudut Myanmar karena dijajakan oleh pedagang kaki lima hingga restoran bintang lima.

9. Kyay Oh

Kyay oh

Makanan khas Myanmar selanjutnya adalah Kyay Oh. Sekali lagi, kuliner yang satu ini menggunakan mi sebagai bahan pokoknya.

Dan hampir mirip seperti Mont di, tapi kuah yang digunakan untuk Kyay Oh berasal dari kaldu daging ayam, Nah sehingga risiko menimbulkan reaksi alergi lebih rendah dibandingkan Mont Di yang menggunakan kaldu ikan.

Dan Seporsi Kyay Oh disajikan bersama dengan tahu, bok coy, irisan daging ayam dan telur puyuh.

10. Sanwin Makin

Sanwin Makin

Sanwin Makin yang memang mirip dengan kue bika ambon ini bisa menjadi alternatif. Dan tepung yang digunakan untuk membuat Sanwin Makin yaitu tepung gandum, nah jadi tidak perlu khawatir risiko diabetes maupun obesitas bila mengonsumsinya agak banyak.

Selain itu, untuk memberikan tekstur rasa gurih dan manis yang seimbang, maka selain menggunakan tepung gandum, Sanwin Makin dibuat dengan tambahan komposisi mentega, gula, dan kelapa.

Adonan yang sudah jadi kemudian dipanggang menggunakan oven. Dan terakhir setelah matang, biasanya disajikan dalam potongan-potongan persegi panjang kecil yang cantik.

Baca Juga : Makanan Khas Pacitan Paling Lezat Dan Enak

Nah, demikian mengenai daftar makanan khas Myanmar yang wajib kamu coba ketika datang ke sana. Myanmar adalah negara yang mempunyaii banyak keunikan. Dan tidak ada salahnya bukan jika kamu datang ke sana untuk menghabiskan liburan kamu bersama keluarga.

Alfian
Founder sekaligus Content Specialist di Aneka Wisata Seru yang memiliki passion menulis artikel seputar wisata terlengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *