Bukit Bintang Jogja

Bukit Bintang Jogja – Ini menawarkan panorama keindahan alam yang sungguh luar biasa, karena sesuai dengan namanya ketika anda sedang berada di kawasan ini seolah-olah anda berada di angkasa dimana bisa melihat gemerlapnya bintang bintang yang sebenarnya adalah lampu-lampu kota yang bila dilihat dari atas akan terlihat seperti bintang-bintang yang bertebaran di langit.

Bukit yang memiliki nama asli sebagai Bukit Hargo Dumilah ini telah bertranformasi menjadi tempat wisata favorit di kalangan masyarakat selama beberapa tahun belakangan. Setelah sebelumnya kurang mendapat perhatian dari masyarakat yang ingin lebih memilih menuju tempat-tempat wisata seperti pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul, karena lokasi Bukit Bintang Jogja ini berada di jalur utama wisata di kawasan Yogyakarta.

Baca Juga : Tempat Wisata di Jogja yang Paling Bagus Dan Hits

Setelah sebelumnya kurang mendapat perhatian dari masyarakat yang ingin lebih memilih menuju tempat-tempat wisata seperti pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul, karena lokasi Bukit Bintang Jogja ini berada di jalur utama wisata di kawasan Yogyakarta.

Pesona Keindahan Romantis

Bukit Bintang

Untuk mengusir udara dingin tersebut juga tidak sulit, karena banyak pedagang minuman di pinggir-pinggir jalan yang menyediakan berbagai macam menu penghangat tubuh. Contohnya seperti, bajigur, wedang jahe, atau juga kopi, selain itu, juga pedagang makanan ringan seperti jagung bakar, roti bakar, berbagai macam gorengan, serta yang lain.

Bukit Bintang yang ada di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul ini, pada siang hari memiliki udara yang sejuk karena selain berada diatas ketinggian 150 mdpl juga banyak dihiasi pohon-pohon besar. Berada di tempat ini, tidak hanya tubuh saja yang terasa sejuk, tapi juga mata, karena pemandangan alam yang tersaji di bawahnya cukup sedap untuk dipandang.

Bukit Bintang

Keindahan Malam Hari

Namun keindahan sempurna dibukit ini baru bisa dinikmati ketika pada malam hari, namun ada baiknya untuk datang ke Bukit Bintang sebelum senja datang menjelang. Pertama agar lebih mudah mencari sarana transportasi dan kedua agar dapat menikmati sunset dari atas bukit ini.

Selain itu juga, menikmati gemerlap lampu rumah warga yang terlihat kecil, terus gedung-gedung ada di kota Jogja dan juga kerlap-kerlip lampu pesawat terbang sedang landing maupun sedang take off di Bandara Adi Sucipto, intinya bagaikan gemerlap bintang di angkasa menghadirkan pemandangan yang sangat indah.

Bukit Bintang Di Siang Hari

Siang Hari

Bintang Jogja di siang hari walau tidak seindah di malam hari, tetap dapat memberikan suasana berbeda. Pada siang hari biasanya yang berkunjung ke tempat ini, adalah orang-orang yang mengambil waktu istirahat dalam perjalanannya menuju atau dari objek-objek pantai di Gunungkidul.

Di tempat ini mereka bisa meregangkan otot sejenak dengan tambahan bonus menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian.

Membuat foto selfie untuk dipajang di acc media sosial juga dapat dilakukan dengan luar biasa di sini. Selain memanfaatkan latar berupa pemandangan kota dan laut di arah barat, beberapa instalasi seni yang dibangun di taman rest area juga bagus untuk digunakan spot selfie.

Harga Tiket Masuk

Tidak ada biaya masuk ke area wisata ini, cukup membayar parkir Rp. 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Jika kalian datang kesini siang atau sore hari kalian gak akan melihat bintangnya ya, tapi kalian bakal disuguhi pemandangan kota jogja dengan jelas, bahkan dari sini kalian bisa melihat gagahnya gunung merapi dan candi prambanan dari kejauhan.

Dan di malam harinya sembari melihat bintang di langit kalian juga bisa melihat kelap kelip lampu jalanan serta kendaraan yang lalu lalang dibawah bukit yang sama indahnya seperti bintang dilangit.yang bahkan saat hujan turun pun bintang ini gak akan hilang dari pandangan, Sungguh tempat yang bakal membangkitkan suasana romantis disaat hujan gerimis sambil ditemani jagung bakar manis.

Jam Buka

Dikarenakan area Bukit Bintang ini sebenarnya adalah lokasi Rest Area, maka tidak ada jam buka tutup di lokasi ini. Jadi lokasi ini bisa dikunjungi 24 jam.

Fasilitas

Beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan pengunjung di Bukit bintang Jogja diantaranya:

  • Parkir Mobil dan Motor yang memadai.
  • Tempat untuk beribadah juga ada yaitu Mushola
  • Disini juga terdapat sebuah Toilet
  • Dudukan memanjang untuk menikmati pemandangan tanpa perlu ke warung makan.
  • Tempat makan bukit bintang jogja, berupa Warung Makan Kaki lima harga terjangkau. Menjual makanan dan minuman ringan seperti Mie, Jagung Bakar, Roti Bakar, Kopi Jahe, Kopi, Susu, dan minuman hangat lain.
  • Restoran menengah dengan menu beragam makanan Indonesia seperti Nasi Goreng maupun Ikan Bakar.

Harga Makanan Di Bukit Bintang

Untuk harga makanan di Bukit Bintang Jogja semuanya serba terjangau oleh kantong. Harganya sama seperti harga normal di tengah kota jogja.  Berikut kisaran daftar harga makanan di Bukit Bintang Jogja.

  • Teh manis Rp.7.000,-
  • Roti Bakar Rp.8.000,-Rp.15.000,-
  • Jagung bakar Rp.10.000,-
  • Seafood udang Rp.15.000,- sedangkan untuk kepiting dan cumi-cumi dapat mencapai Rp.50.000 rupiah per porsinya.
  • Nasi merah biasa Rp.22.000,-
  • Nasi merah ayam Rp.30.000,-
  • Nasi merah empal Rp.40.000,-

Aneka Penginapan

Tersedia pula berbagai jenis penginapan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan malam di Bukit Bintang, mulai dari losmen, homestay, hotel sampai dengan villa, dengan harga yang variatif tergantung dari tipe penginapan dan fasilitas yang disediakan.

Bahkan ada penginapan yang include dengan breakfast (sarapan). Tarif sewa kamar di Bukit Bintang rata-rata sekitar Rp.100.000 – Rp.350.000 permalam. Tidak perlu khawatir untuk masalah parkir kendaraan, karena lahan parkir yang ada di rest area cukup luas untuk menampung puluhan kendaraan roda empat dan ratusan motor.

Terlebih bagi Anda yang ingin menginap, karena semua jenis penginapan yang ada di sini dilengkapi dengan area parkir untuk kendaraan tamu-tamu mereka.

Spot Foto

Rute Menuju Lokasi

Untuk menuju ke lokasi, Anda bisa menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi. Hanya saja, disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, karena Anda bisa bebas menentukan kapan waktunya pulang.

Sementara jika menggunakan angkutan umum seperti taksi dan bus, Anda memang tidak akan kesulitan mencari angkutan umum pada saat berangkat, tapi pada saat akan pulang, terpaksa harus menunggu hingga keesokan harinya. Karena pada larut malam hingga dini hari, tidak ada satupun angkutan umum yang lewat di sekitar lokasi.

Cara yang dapat dilakukan untuk berkunjung ke Bukit Bintang dengan menggunakan angkutan umum adalah dengan menggunakan angkutan apa saja, baik yang berangkat dari Jogja maupun dari Solo, kemudian turun di Jalan Wonosari, tepatnya di Perempatan Ringroad.

Ganti sarana transportasi Anda di perempatan tersebut dengan menggunakan bus besar atau bus mini dengan tarif Rp.5.000 dan Anda akan diantar hingga sampai di lokasi dalam waktu sekitar 30 menit.

Perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi juga menempuh rute yang sama. Namun sebelum berangkat pastikan terlebih dahulu kondisi kendaraan Anda, baik ketersediaan bahan bakar maupun performa kendaraan. Sebab setelah traffic light di Pertigaan Piyungan, jalan yang harus dilewati kondisinya menanjak dan berkelak-kelok, bahkan terdapat tikungan yang tajam dan curam.

Dan juga hindari pula berada di belakang tepat kendaraan-kendaraan besar seperti truk yang membawa angkutan penuh, karena terkadang kendaraan tersebut mogok di tengah jalan, sehingga sangat membahayakan bagi pengendara kendaraan yang berada tepat di belakangnya.

Begitu sampai di lokasi, Anda tinggal menuju ke rest area, karena disana sudah tersedia lahan parkir yang cukup luas. Lahan parkir ini baru dibangun setelah adanya rest area. Dulu, mereka yang berkunjung ke Bukit Bintang terpaksa harus memarkir kendaraan mereka di tempat-tempat parkir yang sempit di depan warung ataupun restoran.

Baca Juga : Puncak Kosakora Pesona Keindahan Alam yang Indah

Sehingga pada saat hari libur dan pengunjung membludak, sulit sekali untuk mengeluarkan kendaraan dari tempat parkir, mengingat sempitnya lahan parkir disebabkan lokasi Bukit Bintang berada di tepi bukit.

Alfian
Founder sekaligus Content Specialist di Aneka Wisata Seru yang memiliki passion menulis artikel seputar wisata terlengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *